Otoritas Amerika Serikat Menangkap Seorang Pria Asal China Kerena Menyelundupkan Barang Elektronik Palsu

by - 22.39

Seorang pria asal China, Jianhua "Jeff" Li dibekuk otoritas Amerika Serikat (AS) karena menyelundupkan barang elektronik palsu ke Negeri Paman Sam, termasuk iPhone dan iPad imitasi.



Dalam pengadilan di AS pekan lalu, Li mengaku bersalah telah menyelundupkan sebanyak 40.000 perangkat dan aksesori abal-abal, berikut label " Apple" yang juga palsu untuk ditempelkan di barang-barang itu.

Tidak disebutkan dari mana produk ilegal tersebut dikirim. Namun, aksi ini dilakukan dengan rapi. Untuk menghindari kecurigaan petugas bea cukai, barang dikirim langsung ke sejumlah negara bagian tanpa mencantumkan label.

Setelah tiba di tujuan, perangkat-perangkat tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kemasan dan diberi label agar serupa dengan aslinya. Lantas, aneka produk palsu ini kemudian dikirim ke penadah di AS untuk dijual pada konsumen yang tidak menaruh curiga.

Keterlibatan Li tercium ketika tiga orang rekan Li diamankan petugas atas tuduhan yang sama. Untuk mencari anggota lainnya, petugas memeriksa aliran uang hasil penjualan barang ilegal tersebut. Li yang tinggal di AS dengan visa pelajar pun berhasil dibekuk pada 2015.

Berdasarkan penelusuran, Li mendulang 1,1 juta dollar AS atau hampir Rp 15 miliar dari penjualan barang-barang elektronik palsunya. Uang tersebut berakhir di rekening bank milik Li.

Menurut pengakuannya saat sidang di Pengadilan Negeri New Jersey AS, Jumat lalu, pria berusia 43 tahun ini melakukan aksinya selama lima tahun sejak juli 2009 hingga Februari 2014.

Atas perbuatannya, Li yang merupakan warga wegara China ini masih menunggu keputusan hakim. Berdasarkan informasi yang dikutip KompasTekno dari Phone Arena Senin, (5/2/2018) putusan hukuman akan dibacakan 30 Mei mendatang.

Sedangkan, tiga orang lainnya yang bekerjasama dengan Li telah diganjar hukuman. Salah satunya mendapat vonis penjara selama 37 bulan pada Juli 2017.

Para penyelidik di AS masih menyelidiki apakah aktivitas Li dan kawan-kawan ada kaitannya dengan jaringan pemalsu lain yang lebih besar di China. Harga dan tingkat permintaan yang tinggi atas produk-produk Apple membuatnya jadi sasaran empuk bagi sindikat pemalsuan elektronik.

You May Also Like

0 komentar